Perbedaan Augmented Reality Dan Virtual Reality

√ Perbedaan Antara Augmented Reality Dan Virtual Reality

Posted on Dibaca : 30 x

Teman-teman yang sedang atau bahkan baru mengenal dunia virtual yang berbasis teknologi mungkin sudah sedikit paham kalau semua perkembangan virtual itu sangat dibutuhkan untuk kehidupan manusia.

Ada beberapa perkembangan dunia virtual yang dimanfaatkan untuk kebutuhan berbagai bidang. Seperti kesehatan, ekonomi, kemiliteran, atau sekedar sebagai hiburan.

Jenis dari dunia virtual memang terbilang banyak, namun yang paling terkenal yaitu Augmented Reality dan Virtual Reality.

Keduanya memiliki perbedaan, pengertian, dan manfaatnya masing-masing. Mari kita pelajari lebih jauh untuk memahaminya! 🙂

Baca :

Pengertian Antara Augmented Reality Dan Virtual Reality

Augmented Reality, teknologi ini adalah salah satu bentuk perkembangan dalam virtual dan dunia informasi. Pengertiannya sendiri diambil dari bahasa inggris “Augmented” yang berarti menambah, serta “Reality” yang berarti nyata.

Menurut para pakar dan pengembangnya, Augmented Reality adalah penggabungan antara digital content dengan komputer yang menampilkannya ke kehidupan nyata. Dengan adanya teknologi emerging (muncul) yang memungkinkan penggunanya untuk melihat objek maya 2D ataupun 3D pada layar komputer.

Jenis Augmented Reality Berdasarkan Metodenya

  • Marker Augmented Reality : Merupakan ilustrasi hitam dan putih untuk menciptakan dunia virtual 3D yaitu pada titik (0,0,0). Marker yang dimaksud adalah marker based tracking yang sudah dikembangkan 1980 an dan mulai di pakai pada tahun 1990.
  • Markeless Augmented Reality : Metode ini memungkinkan para penggunanya untuk tidak menggunakan marker untuk menampilkan elemen-elemen digital. Kemampuan ini sangat membantu pengguna dalam membuat aplikasi yang markeless pada device mobile yang disediakan Qualcomm.

Ada beberapa teknik markeless tracking yang digunakan oleh perusahaan besar seperti Total Immersion dan Qualcomm.

Beberapa yang paling terkenal adalah teknik face tracking (komputer dapat mengenali wajah manusia), 3D Object Tracking (dapat mengenali semua bentuk benda disekitar termasuk manusia), Motion Tracking (komputer dapat menangkap gerakan), dan GPS Based Tracking (dapat memberikan arah tujuan dan pergerakan kita seperti pada smartphone).

Virtual Reality atau realitas maya adalah kemampuan menyimulasikan lingkungan dalam bentuk virtual yang disajikan dalam sebuah komputer atau perangkat lainnya yang mendukung fasilitas display.

Virtual yang di buat biasanya adalah tiruan dari lingkungan sekitar untuk kepentingan suatu bidang. Seperti contohnya dalam bidang militer, para tentara akan di mudahkan untuk belajar menuruni helikopter dengan alat ini.

Mereka akan melihat layar pada alat seperti kacamata dengan pandangan berupa keadaan yang sangat mirip dengan kenyataan. Ditambah dukungan dari indra lain dengan menggunakan headphone untuk menambah realita suara seperti angin, baling-baling, bahkan pijakan ketika turun.

Teknologi Virtual Reality ini juga dapat digunakan dalam bidang kedokteran. Melalui pengobatan mata untuk mengelastiskan salah satu bagian mata, virtual reality ini digunakan untuk melatih pergerakan mata sehingga terlatih untuk melihat jarak dekat dan jauh.

Dalam bidang perfilman juga sering menggunakan teknologi ini. Karena pada dasarnya virtual reality diciptakan untuk membantu pembuatan cerita dengan memahami indra pada manusia.

Pada pembuatan film, virtual reality digunakan untuk menggantikan peran atau bahkan benda dalam bentuk 3D sehingga terlihat lebih real dan tidak membahayakan.

Selain perfilman sebagai penghibur, penggunaan teknologi virtual reality ini juga digunakan dalam pembuatan animasi game.

Dengan menambahkan fitur ini, para perusahaan berharap para pemain dapat merasakan sensasi bermain game yang lebih nyata dan menarik tentunya.

Tidak sedikit dari pemain yang merasa bahwa ini adalah sensai bermain game yang baru dan juga menegangkan.

Kesimpulan

Kesimpulan dari perbedaan Augmented Reality dan Virtual Reality adalah dari segi penampilan atau aktivitas keduanya. Meskipun pemanfatannya sangatlah sama yaitu membuat dunia virtual dengan lingkungan sekitar.

Tetap saja pada Virtual reality memiliki kemampuan yang lebih kepada display atau tampilan 3D yang semu pada komputer atau perangkat lain yang mendukung.

Sedangkan Augmented reality lebih kepada bagaimana teknologi ini dapat digunakan dengan memasukan data berupa display ke komputer dengan menscan atau mengenal lingkungan terlebih dahulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *